FOREX Education

Defenisi Dasar Carry Trade

Carry Trade adalah perdagangan yang paling populer di pasar mata uang, yang dilakukan baik oleh institusi hedge fund terbesar dan maupun spekulan ritel terkecil.
Pondasi dasar carry trade terletak pada kenyataan bahwa setiap mata uang di dunia ini memiliki suku bunga yang melekat padanya. Suku bunga jangka pendek ini diatur oleh bank sentral negara-negara masing-masing, misalnya Federal Reserve di AS, Bank of Japan di Jepang dan Bank of England di Inggris.

Ide di balik carry cukup mudah dimengerti. Trader mengambil posisi panjang (long) pada mata uang dengan suku bunga tinggi dan mendanainya pembelian tersebut dengan mata uang yang memiliki suku bunga rendah.

Sebagai contoh, pada tahun 2005, salah satu pasangan carry trade terbaik terbaik adalah cross rate NZD / JPY. Perekonomian Selandia Baru, yang didorong oleh permintaan komoditas besar dari Cina dan pasar perumahan yang tumbuh tinggi, melihat suku bunga naik menjadi 7,25% dan tetap berada di level tersebut, sementara suku bunga Jepang tetap di 0%. Seorang trader yang mengambil posisi long NZD / JPY akan bisa memanen 725 basis poin dalam yield saja. Pada basis leveraged 10:1, carry trade di NZD / JPY bisa menghasilkan return tahunan 72,5% hanya dari perbedaan suku bunga, tanpa kontribusi dari apresiasi modal. Sekarang Anda bisa mengerti mengapa carry trade begitu populer!

Tapi sebelum Anda bergegas masuk dan membeli sepasang high- yield berikutnya, patut dicermati dan diwaspadai bahwa ketika carry trade tidak terjadi, penurunan bisa cepat dan dalam. Proses ini dikenal sebagai likuidasi carry trade dan terjadi ketika sebagian besar spekulan memutuskan bahwa carry trade mungkin tidak memiliki potensi di masa mendatang.

Dengan setiap trader berusaha untuk keluar dari posisinya sekaligus, tawaran menghilang dan keuntungan dari perbedaan tingkat suku bunga hampir tidak cukup untuk mengimbangi kerugian modal. Antisipasi adalah kunci keberhasilan: waktu terbaik untuk posisi di carry trade adalah pada awal siklus pengetatan suku bunga-, memungkinkan trader untuk menunggangi pergerakan seiring perbedaan tingkat suku bunga meningkat.

Kenali Dulu, Baru Trading Sungguhan

Prinsip Dasar Stochastic Oscillator

Prinsip Dasar Stochastic Oscillator

Ada Berbagai macam indikator dan cara yang bisa digunakan apabila anda seorang trader teknikal, tetapi anda perlu memilih satu indikator yang ingin anda gunakan karena tidak semua indikator bisa anda satu padukan untuk menganalisa pergerakan pasar. Seperti seorang ksatria, untuk melawan musuhnya seorang ksatria harus mengenal senjata yang dia pakai agar lebih mudah ketika berhadapan dengan musuh.

Sebagai seorang trader teknikal anda perlu mengenal indikator momentum yang ada. Salah satunya adalah stochastic oscillator yang merupakan indikator momentum yang dapat mengukur tingkat overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual) pada market dan seringkali trader menggunakannya untuk melihat sinyal sebuah trend dan jual-beli.

Stochastic memiliki skala antara 0 sampai 100 dan memiliki dua baris, yaitu : %K untuk fast line dan %D untuk slow line. Ada beberapa cara membaca pergerakan stochastic dari mulai melihat garis yang saling melintang (crossover baris), membandingkan pergerakan stochastic dengan pergerakan harga, dan dengan melihat garis overbought/oversold.

Sekedar catatan, level overbought dan oversold pada stochastic oscillator dapat diterapkan dengan angka yang berbeda sesuai dengan preferensi masing-masing trader. Namun yang banyak digunakan secara luas adalah level 80 keatas untuk overbought dan level 20 kebawah untuk oversold.)

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa stochastic berfungsi untuk melihat adanya perubahan momentum pada pergerakan harga, yang biasanya menjadi awal dari peralihan sebuah trend.

Selain itu dari indikator stochastic anda dapat membaca sinyal yang diberikan dari pergerakan didalamnya, seperti :

Apabila garis stochastic menyilang (cross), maka ini menunjukan bahwa sedang terjadi perubahan momentum arah trend. (Posisi crossing ini bisa juga digunakan sebagai indikasi entry dan exit transaksi.)

Apabila stochastic melewati batas level 80, itu menunjukan bahwa harga sedang berada di overbought. Begitu juga sebaliknya apabila stochastic melewati batas level 20, berarti harga sedang berada di oversold.

Apabila stochastic tetap berada diatas level 80, maka itu menunjukan sedang terjadi uptrend. Begitu juga sebaliknya, jika stochastic tetap di bawah level 20, berarti sedang terjadi downtrend.

Jika Stochastic keluar dari level 80 dan menuju ke bawah, hal itu menunjukan bahwa sedang terjadi koreksi dan terjadi perubahan momentum dan mungkin bisa membentuk downtrend. Begitu pula sebaliknya.

Dengan membaca sinyal yang diberikan dari indikator stochastic, setidaknya anda dapat melihat harga yang sedang berada di high atau low. Pergerakan yang diperlihatkan didalam stochastic dapat anda pergunakan ketika memasuki pasar ataupun keluar pasar.

8 Mata Uang Utama Di Dunia

5 Tokoh Inspiratif Dalam Trading

Didalam dunia trading beragam pelajaran dan pengalaman yang sering dialami oleh para trader, mulai dari mendapatkan profit yang luar biasa besarnya sampai kehilangan modal dan bankrupt. Namun dibalik itu semua ada sebagian trader yang berhasil bangkit dari keterpurukan dan mulai membangun tradingnya kembali dari awal sampai ketitik puncak kesuksesan.
Terkadang untuk menimbulkan rasa semangat dalam trading, anda perlu melihat dan mengetahui beberapa contoh trader yang sudah berjuang mati-matian untuk sampai keposisi teratas. Tidak banyak diantara trader yang menyerah ditengah jalan dan lebih memilih berputar arah atau berhenti dari dunia trading. Ada beberapa contoh trader yang bisa anda jadikan contoh dan menjadikan pengalaman mereka sebuah pelajaran anda dalam trading. Inilah lima tokoh inspiratif dalam dunia trading:

1. Homma Munehisa
Terkenal dengan julukan Father of Candlestick. Homma Munehisa mempunya metode analisa trading yang akurat dan sangat teliti dalam membaca pergerakan pasar yang membuatnya menjadi panutan bagi para trader.Waktu Homma Munehisa masih muda, dia sempat menjadi perhatian orang banyak dikarenakan kemampuannya dalam mengukur sentiment market dan mengatasi pasar. Menurut kabar beredar bahwa ia pernah membukukan transaksi dengan nilai lebih dari $10 Milyar. Sampai mendapat gelar sang samurai dan diangkat menjadi penasehat keuangan pemerintahan Jepang.
Yang dilakukan Homma Munehisa untuk menjadi seorang trader sukses adalah dengan mampu menguasai matket dan menggunakan metode yang sangat sederhana untuk perdagangan beras yang hanya mengamati prilaku pasar menggunakan data-data grafik yang merefleksikan kondisi volume transaksi pasar.

Homma Munehisa menunjukan bahwa price action mampu menggambarkan semua tentang keadaan pasar. Maka dari itu untuk memahami keseluruhan market dan mendapatkan sinyal trading yang kuat, bisa juga berpatokan trend line, tanpa membuat semuanya terlihat rumit. Homma juga mengatakan bahwa memahami aspek psikologi market adalah suatu hal penting dalam trading. Ini dijelaskan dalam bukunya yang berjudul The Fountain of God The Three Monkey Record of Money” pada tahun 1755. Pada saat itu pergerakan harga beras dapat berpengaruh sangat significant akibat psikologi pasar yang terbentuk dari emosi para individual didalamnya.

2. Jesse Livermore
Pada jamannya Jesse Livermore merupakan bapak bagi para trader. Dia terkenal sebagai legenda pasar saham dan seorang Speculator King / raja speculator, dan great bear of wallstreet karena dia meraup keuntungan yang sangat besar pada saat pasar wall street bearish mengalami crash yang terjadi tahun 1907 dan 1929.
Pada umur 14 tahun Jesse dipaksa bapaknya untuk menjadi seorang petani, yang membuat Jesse untuk memutuskan kabur dari rumah. Pada akhirnya Jesse berkerja pada sebuah broker saham kecil di Boston, Amerika Serikat. Dari situlah Jesse memulai karirnya didunia trading dengan belajar secara otodidak, sampai dikenal sebagai Raja Spekulasi (Speculator King).
Jesse merupakan seorang trader yang sangat memperhatikan penghitungan penuh dalam menentukan timing yang tepat dan dapat mengendalikan emosinya. Jesse menerapkan teknik analisa formasi pola pergerakan harga ( price patterns ), teknik ini memaksimalkan keuntungan dengan analisa trend dan pyramiding dengan pergerakan harga dengan kaidah “cut losses, let profit run.

Menurut Jesse Livermore ada tiga hal yang menyebabkan ruginya trader:
1. Kurangnya pengetahuan trader tentang instrument pasar
2. Metode dan strategi yang tidak tegas saat trading
3. Tidak disiplin saat money management atau melanggar aturan yang sudah ditetapkan

Ada beberapa aturan yang diterapkan oleh Jesses Livermore dalam melakukan trading, yang sampai sekarang masih digunakan oleh para trader, yaitu :
1. Menentukan resiko dengan menggunakan stop loss dan close ketika trend berbalik arah (reverse).
2. Menggunakan pivot point daily untuk mengetahui kemana arah pergerakan harga
3. Tidak memasuki pasar saat kondisi sedang sideways (arah trens tidak jelas).
4. Menunggu konfirmasi baik dari teknikal maupun fundamental sebelum melakukan posisi buy atau sell.
5. Jangan melakukan teknik averaging down saat posisi yang sedang merugi
6. Ketika pasar bullish, trade pada saham-saham yang kuat, dan ketika pasar bearish trade dengan saham-saham yang paling lemah, dan hindari saham-saham yang ambiguous atau ragu-ragu.

Ada beberapa quote Jesse Livermore yang terkenal dikalangan trader
1. Play the market only when all factors are in your favor. No person can play the market all the time and win. There are times when you should be completely out of the market, for emotional as well as economic reasons.
2. The only thing to do when a person is wrong is to be right, by ceasing to be wrong. Cut your losses quickly, without hesitation. Don’t waste time. When a stock moves below a mental shop, sell it immediately.
3. The game of speculation is the most uniformly fascinating game in the world. But it is not a game for the stupid, the mentally lazy, the person of interior emotional balance, or the get-rich-quick adventurer. They will die poor.

3. Larry R. Williams
Larry R. Williams lahir di Miles City Montana pada tanggal 6 Oktober 1942. Pada waktu kuliah dia mengambil jurusan jurnalistik di Unibersity of Oregon di Eugene pada tahun 1964. Williams membuat buku yang berjudul How to Prosper in the coming good years “ pada tahun 1982 diterbitkan. Dibuku ini dia memprediksikan bahwa gelombang kenaikan harga saham akan menjadi kenyataan dan dia menulis buku ini ketika banyak orang yang saat itu pesimis dengan keadaan ekonomi dan nilai saham, yang akhirnya membenarkan prediksi Williams.
Williams pernah mengubah sebuah account real yang tadinya hanya $10.000 menjadi $1.147.000 dalam waktu hanya 1 tahun pada saat perlombaan trading yang diselengarakan oleh Robbins Trading Company pada tahun 1987. Belum pernah ada yang menyamakan rekor profit yang sudah dibuat oleh Williams. Itu merupakan kejadiaan yang tidak Williams lupakan, karena ketika itu dia sempat profit sampai $2.000.000 akhir September, dan merugi $750.000 pada bulan oktober. Namun akhirnya Williams mendapatkan $1.147.000 ketika akhir tahun. Ketika itu Williams sempat dapat tudingan kalau dia mempunyai dua akun ketika mengikuti lomba tersebut, namun setelah dibuktikan oleh CFTC dan NFA ternyata tudingan tersebut tidak benar.
Ada dua indikator teknikal yang Larry R. Willams bikin yaitu Ultimate Oscillator dan Williams %R. menurut Williams %R adalah bentuk lain dari indikator stochastics, yang lebih mudah untuk di ikuti. Williams biasa menyebut dirinya sebagai trader contextual yang biasa mengkombinasikan analisa teknikal dan fundamental. saya berasumsi pada sentiment buy di pasar, oleh sebab itu penutupan harga akan selalu dekat dengan level tertingginya. Untuk menggunakan sebuah indikator, anda harus selalu merujuk pada sentimen pasar pendapat Williams mengenai indikator %R nya.
Ada beberapa nasehat Williams yang di peruntukan bagi para trader pemula seperti lari marathon, mulai dengan perlahan. Sediakan waktu dan dana yang cukup untuk belajar dan berlatih. Biaya untuk belajar akan sangat murah dibandingkan pengalaman dan pengetahuan yang akan anda peroleh dalam bisnis ini. Ketika trading, jika anda merasa ada yang tidak beresa, segera cut loss, tetapi biarkan profit anda berlari, anda mesti mempunyai target” pesan Williams.

4. Edward Arthur Seykota
Edward Arthur Seykota seorang trader komoditi Amerika Serikat yang lahir di Belanda. Ed Seykota merukan seorang trader otodidak yang mengikuti Richard Donchian dalam bertrading, yaitu mengikuti trend dan belajar dari pengalamannya. Seykota memiliki prestasi yang sangat mengesankan waktu ia mampu mengembangkan dana klien dari $5.000 menjadi $15.000.000 dalam kurun waktu 12 tahun.
Pada awal tahun 1970 Ed Seykota bekerja di sebuah perusahaan pialang sebagai analis. Dari pekerjaannya menjadi seorang analis ia mulai mengembangkan sistem trading dengan komputer yang pada masa itu masih sangat terbilang sederhana. Seykota merupakan seorang trader yang mengikuti trend dan ia selalu konsisten dengan cara tradingnya, baik saat ia mengelola account klien nya maupun account pribadinya.
Ed Seykota menyajikan sistem trend following-nya secara sederhana jadi mudah untuk dimengerti. Ia berpendapat bahwa para trader akan selalu untung apabila konsisten mengikuti trend, bagaimanapun kondis pasarnya. Sistem trading yang sudah berjalan tidak seharus nya diubah-ubah. Traderlah yang harusnya menyesuaikan dengan sistem Kata Seykota, ia juga memadukan sistem trend following-nya dengan money management. Menurut para muridnya, Seykota merupakan seorang trader yang memiliki mental yang kuat dan sangat cinta dengan dunia trading dan memiliki optimism yang sangat tinggi.
Ada pesan yang pernah di sampaikan oleh Ed Seykota kepada para trader “ Jika anda rugi, tutup posisi anda. Jika anda untung, biarkan keuntungan anda bergerak mengikuti trend. Jika anda tidak bisa menerima jumlah kerugiaan yang sedikit, cepat atau lambat anda akan mengalami rugi besar. anda harus berani cut-loss. Saya pernah merasakannya. Begini, ada banyak trader tua dan trader yang berani, tetapi sangat sedikit trader tua yang berani.” Ini salah satu pesan yang dapat diambil dari seorang trader master.

5. Daniel J. Zanger
Daniel J. Zanger yang biasa terkenal dengan sebutan Dan Zanger adalah seorang trader saham yang memegang rekor dunia dalam sejarah pasar saham dengan presentase profit terbesar dalam kurun waktu 12 bulan dan 18 bulan. Meskipun dia seorang trader saham tapi pengalaman dan nasehatnya juga dapat digunakan untuk trading forex.
Dan Zanger tinggal di daerah San Fernando Vallet, Los Angeles. Ayahnya seorang dokter dan ibunya seorang psikolg, namun ibunya Elaine mencintai pasar saham dan sering menonton business chanel bersama dengan Zanger. Pada usia dua puluhan, Zanger drop out dari kuliahnya karena terlalu sering bermain ice skating di Colorado dan Idaho. Untuk memenuhi semua kebutuhan hidupnya, Zanger melakukan beberapa pekerjaan sambilan seperti menjadi supir taksi, prep cook, bell hop, dan kontraktor.
Pada tahun 1978 saat Zanger sedang menlihat chanel news ticker, dibagian bawah layar tv ada sebuah informasi bahwa saham sedang melejit dan berhasil mencapai $1. Ia memutuskan untuk melakukan pembelian pertamanya dan menjual saham tersebut beberapa minggu kemudian lebih dari $3. Dari situlah ia mulai tertarik dengan dunia pasar saham, dan ia biasanya membawa quotetrek agar bisa memonitor pergerakan harga saham.
Pada awal 1980-an para trader sudah mulai menggunakan computer untuk menganalisa pasar. Zanger membeli computer pertamanya dan segera menginstall AIQ Trading Expert yang digunakan para trader untuk menganalisa ratusan chart dalam satu malam. Dengan bantuan computer ia mulai mempelajari chart pattern 25 sampai 30 jam per minggu, dan belajar memilih saham yang akan membuat perubahan besar sebelum saham-saham itu mulai bergerak naik.
Pada tahun 1997 Zanger menjual mobil Porsche-nya karena ia merasakan adanya kemajuan yang pesat dari apa yang dipelajarinya. Hasil dari penjualan mobil itu ia jadikan modal untuk terjun sepenuhnya ke dalam pasar saham. Selanjutnya ia berhasil mengembangkan $11.000 menjadi $18.000.000. Dari saat itu ia benar-benar meninggalkan pekerjaannya sebagai kontraktor dan beralih menjadi seorang trader.
Banyak sekali pelajaran yang dapat kita ambil dari ke lima tokoh diatas, ada sebagian yang membangun tradingnya dari titik terendah dan ada yang sempat jatuh lalu bangkit kembali membangun tradingnya. Semoga ke lima tokoh tersebut dapat memberikan semangat baru untuk anda dalam bertrading.

10 Negara Terkilau di Dunia

Siapa yang tidak kenal dengan yang namanya emas? Barang yang berkilau dan terlihat elegan bagi siapa saja yang memilikinya. Dan sejak jaman dulu emas sudah menjadi alat untuk bertransaksi dan dijadikan perhiasan bagi kaum hawa. Di dalam pembentukannya emas membutuhkan 1.000 derajat celcius untuk melebur menjadi zat cair.
Di dunia masing-masing Negara mempunyai kekayaan alam yang beragam terutama yang didalamnya mengandung unsur emas, yang membuat produksi emas disetiap Negara berbervariasi. Namun dari seluruh Negara yang ada hanya 10 negara yang terhitung dalam produsen emas terbesar di dunia, yaitu :

Cina
RRC merupakan Negara terbesar ke 4 di dunia. Berdiri pada tahun 1949 setelah perang saudara, dan sekarang dipegang oleh satu partai yaitu Partai Komunis Tiongkok (PKT). Selain Negara yang memiliki ekonomi terbesar kedua di dalam hal PDB nominal, Cina juga menjadi Negara produsen emas terbesar pertama di dunia yang menghasilkan 355.000 kilogram emas. dan sebagian besar tambang berada di provinsi Shadong, yang terletak diantara Bejing dan Sanghai, dan sekitar 1/5 dikendalikan oleh China National Gold Group.

Austalia
Negara yang memiliki icon kanguru ini memiliki beberapa daratan dari benua Australia, pulau Tanzania, dan beberapa kepulauan kecil. Termasuk Negara yang memiliki ekonomi terbesar ke 12 di dunia. Dan pendapatan yang masuk melalui berbagai sumber, mulai dari pertambangan ekspor, telekomunikasi, perbankan dan manufaktur. Dari dunia pertambangan Australia menghasilkan emas sampai 270.000 kilogram,dan 2/3 nya didapat dari Perth di Australia Barat. Hampir $ 14000000000 yang didapat Autralia dari Golden Mile salah satu tambang yang terbesar dibenua Australia. Kini ada sekitar 80 ton yang Australia pegang atau 9,3% dari cadangan devisa dan 7.400 ton cadangan ditambang.

Amerika Serikat
Negara yang tergolong kedalam Negara maju pascaindustri. Dan merupakan produsen emas ke tiga pada tingkatan ini. Dan sebagian besar tambang berada di daerah Nevada dan Montana yang menghasilkan 237.000 kilogram emas. Hampir sebagian besar emas ditempatkan didalam brangkas bawah tanah di New York City, Fort Knox dan tempat tempat lain. Dan hampir 8.000 ton emas ditempatkan di brangkas tersebut oleh Federal Reserve dan Departemen keuangan dan setara dengan 75% total cadangan devisa.

Rusia
Negara yang membentang dari Timur Eropa sampai Utara Asia ini memiliki wilayah seluas 17.075.400 km2 sekitar 1/6 dari daratan dunia. Dengan daratan yang begitu luas Rusia memiliki hampir 200.000 kilogram emas, sekitar 5.000 ton yang berada dibawah tanah dan 900 ton berada didalam bank. Sejak peninggalan Josef stallin Rusia memiliki perindustrian yang lebih maju. Dan kini Rusia masih berusaha mengatasi perekonimiannya agar menjadi Negara adidaya seperti masa Uni Soviet.

Afrika Selatan
Negara yang sempat dikecam karena pemerintahannya menganut politik aparteid™ nya, tapi kini justru menjadi Negara demokrasi yang memiliki penduduk kuliat putih terbesar di benua Afrika. Selain itu Negara ini juga menjadi produsen emas terbesar di Afrika dengan 190.000 kilogram emas per tahun.

Peru
Peru merupakan Negara yang penuh akan sejarah kuno ini menjadi salah satu rumah bagi budaya kuno yang membentang dari peradaban Norte Chico di Calar, salah satu yang tertua di dunia dengan kekaisaran Inca Negara terbesar Pre-Columbia Amerika. Dan menjadi Negara penghasil emas terbesar di Amerika Latin setelah Amerika Serikat. Meskipun tambang di Peru bisa menghasilkan sampai 150.000 kilogram emas, tetapi mempunyai dampak negatif terhadap lingkungan karena meningkatnya pertambangan diperu yang mencapai 400% dalam dekade terakhir ini. Karena banyak dari mereka yang tinggal didaerah pegunungan yang masih bergantung dengan proses pertambangan.

Kanada
Perekonomian Kanada saat ini sudah hampir mendekati Amerika Serikat dikarenakan pertumbuhan dalam produksi pertambangan dan disektor pelayanan yang telah mengubah industry pedesaan menjadi industri perkotaan. Dan Kanada juga telah berhasil menghindari resesi ekonomi pada tahun 2001 dan telah mempertahankan pertumbuhan yang terbaik didalam G8 (Group Of Eight ). Maka dari itu tidak heran kalau Kanada bisa menghasil kan 110.000 kilogram emas dan masuk kedalam sepuluh besar Negara produsen terbesar emas.

Ghana
Merupakan negara terbesar ke-82 di dunia dan ke-33 terbesar di benua Afrika yang memiliki luas daratan 238.535 km2. Dan Ghana terkenal dengan Gold Coast yang memproduksi lebih dari 100.000 kilogram emas. Meskipun pasokan ada 1.400 ton cadangan, industri pertambangan Ghana mengeksport 5% dari PDB dan 37% mineral. Maka dari itu membuat Ghana masuk urutan ke-2 didalam Negara terbesar produsen emas di benua Afrika setelah Afrika Selatan.

Indonesia
Negara yang mempunyai ribuan pulau yang dijuluki negara maritim. Dan negara ini memiliki tambang terbesar yang bernama Grasberg, namun dibalik itu semua lokasi tambang ini merupakan daerah yang paling beracun di dunia. Dan tambang ini melepas 100 ton merkuri setahunnya ke atmosfire dengan penghasilan 100.000 kilogram emas. bahkan warga sekitar mengkonsumsi ikan yang mengandung merkuri dan dua kali lipat membahayakan.

Uzbekistan
Negara yang dikurung dua daratan ganda di dunia. Ekonomi Uzbekistan tergantung pada produksi komoditas, yang termasuk didalamnya kapas, uranium, emas, dan gas alam. Salah satunya emas yang diprodusi Uzbekistan sampai 90.000 kilogram, meskipun berada di urutan ke-10 tapi ini merupakan hal yang membanggakan, karena tidak hanya emasnya saja yang terkenal di Uzbekistan tetapi masih ada tambang lain yang mengesankan, seperti : tambang molibdeum, perak, dan uranium.