Dolar/Yen Bergerak Moderat Pasca Penguatan Wall Street

Yen melemah moderat terhadap mata uang rival selama perdagangan Asia pada Selasa, di tengah sentimen risiko yang lebih baik.

Greenback di 104,42 yen, sedikit menghapus keuntungan sebelumnya setelah menyentuh setinggi 104,49 yen. Mata uang AS berada di 104,17 yen pada akhir sesi Senin di New York, menurut data Marketwatch.

Greenback mengikuti kekuatan semalam pasca data manufaktur yang kuat, dan komentar dari pejabat Federal Reserve yang meningkatkan potensi pada suku bunga AS yang lebih tinggi.

Sentimen juga semakin jelas seiring saham Tokyo naik mengikuti sentiment penguatan di saham AS. Indeks Nikkei naik 0,8% dalam sesi perdagangan terakhir.

Namun, mata uang AS masih bergerak terbatas tepat di bawah 104,50 yen sepanjang sesi. “Semua orang berhati-hati,” seiring investor masih baru dari falloff cepat dolar sekitar dua minggu yang lalu, kata Yuzo Sakai, manajer FX di Tokyo Forex & Ueda Harlow, seperti yang dikutip dari Marketwatch.

Dolar telah mencapai tertinggi di 104,63 yen pada 13 Oktober, namun data perdagangan Cina yang mengecewakan hari itu membawa uptick dalam dolar berakhir dengan tiba-tiba. Investor beralih kembali ke mata uang safe haven Jepang pada kejatuhan lebih besar dari perkiraan di ekspor Cina, dan dolar dengan cepat melemah, turun lebih dari 1% pada hari itu.

“Saya pikir investor telah menemukan kesulitan untuk membeli pembalikan,” karena kurangnya isyarat perdagangan baru yang dibutuhkan untuk dolar guna menguji 105 yen, tambah Sakai.

Sebagai tambahan, penjualan pada pemulihan siap dimulai dari mereka termasuk eksportir Jepang, karena dolar sekarang mendekati ujung atas kisaran, ujar Sakai. Banyak yang mengekspektasi dolar kemungkinan akan berkisar antara 100 – 105 yen untuk sekarang.

Sementara itu, euro berpindah tangan pada $1,0881 dari $1,0882 di akhir sesi Senin di New York karena tekanan downside pada harapan Bank Sentral Eropa akan mengambil langkah-langkah untuk memperluas program pembelian aset yang sedang berlangsung.

Yen juga melemah terhadap euro dan mata uang lainnya di tengah membaiknya sentimen pasar. Euro naik ke 113,64 yen dari 113,39 yen. Dollar Index WSJ, yang mengukur dolar terhadap sejumlah mata uang utama, naik 0,03% pada 88,62.